Dengarkan
RadioDaqu sekarang..
Jadwal Siaran Hari ini

00.00 - 04.59 WIB
VARIAN MUROTTAL
Varian Murottal
Program sajian audio murottal imam Haramain
05.00 - 05.59 WIB
TELAGA IMAN
Fiqun Nissa
Program airplay rekaman Tausiyah dari beberapa ustadz yang sudah banyak dikenal oleh jamaah
06.00 - 06.59 WIB
MUROTTAL SURAH PILIHAN
Syeikh Muhammad
Program airplay rekaman bacaan Ayat suci Al-Qur'an
07.00 - 07.59 WIB
SEMANGAT PAGI
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
08.00 - 08.14 WIB
SEMANGAT PAGI
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
08.15 - 08.59 WIB
SEMANGAT PAGI
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
09.00 - 09.59 WIB
BERANDA DAARUL QURAN
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
10.00 - 10.59 WIB
BERANDA DAARUL QURAN
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
11.00 - 11.59 WIB
VARIAN MUROTTAL
Varian Murottal
Program sajian audio murottal imam Haramain
12.00 - 12.59 WIB
TRENDING NEWS
Varian Murottal
Program sajian audio murottal imam Haramain
13.00 - 13.59 WIB
SALING SAPA ONLINE 1
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
14.00 - 14.59 WIB
SALING SAPA ONLINE 2
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
15.00 - 15.59 WIB
NUANSA SORE
Qishah
Program airplay rekaman Tausiyah dari beberapa ustadz yang sudah banyak dikenal oleh jamaah
16.00 - 16.59 WIB
NUANSA SORE
Qishah
Program airplay rekaman Tausiyah dari beberapa ustadz yang sudah banyak dikenal oleh jamaah
17.00 - 17.59 WIB
TELAGA IMAN
Varian Murottal
Program airplay rekaman Tausiyah dari beberapa ustadz yang sudah banyak dikenal oleh jamaah
18.00 - 18.59 WIB
VARIAN MUROTTAL
Varian Murottal
Program sajian audio murottal imam Haramain
19.00 - 19.59 WIB
TAUSIYAH UYM
Tausiyah Ustdz Yusuf Mansur
Program airplay rekaman Tausiyah dari Ustadz Yusuf Mansur
20.00 - 20.59 WIB
SALING SAPA ONLINE 2
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
21.00 - 21.59 WIB
SALING SAPA ONLINE 3
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami

22.00 - 22.59 WIB
SALING SAPA ONLINE 4
Playlist Musik Religi Islami
Program sajian lagu-lagu Religi Islami
23.00 - 23.59 WIB
VARIAN MUROTTAL
Varian Murottal
Program sajian audio murottal imam Haramain
Tentang RadioDaqu.com

RadioDaqu memiliki visi untuk menjadi media edukasi religi yang mengedepankan Al Qur’an dan Sunnah dengan harapan dapat meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

RadioDaqu memiliki Misi dalam penyiarannya :

  • Sebagai media pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan agama islam bagi audience.
  • Memberikan layanan informasi keagamaan baik yang bersifat hubungan antara manusia dengan manusia atau hubungan manusia dengan Allah SWT.
  • Menjadi media Syiar Islam.
  • Menjadi media informasi untuk semua element di PPPA Daarul Qur’an di setiap event yang dilaksanakan.
Anda Bertanya Ustadz Menjawab
Bersama KH Ahmad Khosasih

Forum diskusi tanya jawab sahabat daqu dengan asaatidz Daarul Quran seputar Al quran, Fiqih dan Hadits, kirimkan pertanyaan sahabat Daqu di forum ini, dan inshaaAllah Asaatidz Daarul Quran akan menjawabnya.
Berikut dibawah ini adalah sekilas tanya jawab yang telah masuk ke redaksi RadioDaqu..
Pertanyaan

Assalamu’alaikum Ustadz, saya mau bertanya. Apakah dalam shalat tarawih ada surat-surat     tertentu yang bisa dibaca setiap rakaatnya? Terima kasih ustadz

Jawaban

Wa’alaikumsalam Wr.Wb. dalam shalat tarawih gak diharuskan membaca surat-surat tertentu. Tidak ada ketentuan rakaat pertama harus surat ini rakaat kedua harus surat itu, tidak. Silahkan saja anda membaca surat-surat yang anda sudah hafal. Baik surat yang panjang maupun surat yang pendek.

Akan tetapi, surat-surat yang lebih panjang dibaca akan lebih baik. Kenapa? Karena menjadikan diri anda lebih lama apalagi kalau bacanya dengan bacaan-bacaan yang tartil atau dengan memperhatikan makharijul huruf dengan memperhatikan huruf-huruf secara benar mengucapkannya.

Apalagi ditambah dengan penghayatan. Subhanallah, kalau itu bisa dilakukan maka tarawih anda akan sangat-sangat bermakna buat diri anda.

Demikian pula ketika melaksanakan shalat wajib dianjurkan untuk  membaca surat dengan cara tartil atau dengan cara yang baik dan semakin panjang surat yang dibaca akan semakin baik karena itu artinya anda mesti berdiri lebih lama lagi.

Namun, apabila tidak bisa hafal atau belum hafal surat surat yang panjang, maka anda siapapun orangnya dibolehkan membaca surat dengan melihat mushaf. Mushaf yang tulisannya agak besar kemudian diletakkan di depan anda ketika berdiri, diletakkan diatas meja anda berdiri sambil membaca mushaf tersebut. Sehingga anda bisa memperlama berdiri anda.

Ini bisa dilakukan dalam shalat fardhu maupun dalam shalat sunnah, subhanallah apalagi kalau ini bisa dilakukan pada malam-malam Ramadhan, malam-malam pada saat kita melaksanakan tarawih. Itu akan menjadi lebih bermakna lagi malam qiyamul lail anda selama bulan suci Ramadhan.

(Demikian jawaban dari KH Ahmad Khosasih-Daarul Quran)

Pertanyaan

Assalamualaikum Ustadz, saya mau nanya, gimana ya caranya agar tetap sabar menghadapi segala cobaan disaat menjalani puasa? Terima kasih ustadz. Wassalamualaikum Wr Wb

Jawaban

Waalaikumsalam wr.wb. sabar artinya menahan diri keluh kesah. Puasa yang kita jalankan saat ini bagian dari sabar. Karena dalam pelaksanaannya kita harus menahan diri dari rasa lapar, menahan diri dari rasa haus juga menahan diri dari nafsu syahwat yang muncul.

Dalam sebuah hadist Rasulullah pernah bersabda : “berpuasa bagian dari sabar”. Dan Allah berfirman menggembirakan orang-orang bersabar. Allah akan menyertai orang-orang yang bersabar.

Kita harus selalu sadar bahwa tidak seorang pun yang terlepas dari kepedihan jiwa, penyakit fisik atau badan, kehilangan orang-orang yang kita cintai, kekurangan harta dan sebagainya. Dalam menghadapi setiap cobaan, seorang mukmin harus selalu ridho dan tenang karena ia meyakini bahwa segala sesuatu yang sudah ditakdirkan Allah pasti akan terjadi padanya.

Sebaliknya, apapun yang tidak ditakdirkan oleh Allah baginya, tidak akan pernah menimpa dirinya. Cobaan itu bentuknya macam-macam. Ada yang menimpa hati seperti rasa takut, cemas, galau. Ada juga yang menimpa jasmani seperti rasa lapar, atau rasa sakit dibadan kita. Ada juga yang menimpa harta kita seperti kekurangan harta atau mungkin kehilangan sama sekali. Dan juga ada yang menimpa jiwa seperti kematian.

Nah, supaya hati kita kuat dalam menghadapi segala macam cobaan yang menimpa diri kita, selain kita kuatkan iman harus juga selalu kita dzikirkan kita lazimkan lisan kita mengucap hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’mal nasir wa la haula walla quwata illah billah hil alihil adzim. Yang artinya sambil kita membaca sambil kita pula meresapi artinya. Cukuplah Allah bagi kami Allah lah sebaik-baiknya penolong Allah lah sebaik-baiknya pelindung Allah lah sebaik-baiknya yang menanggung segala kesulitan dan kesusahan kita. Kita tidak punya daya, tidak punya upaya, tidak punya kekuatan apa-apa kecuali dengan pertolongan Allah SWT.

Dengan dzikir seperti itu maka kita senantiasa melatih diri kita, mengajari diri kita untuk menjadi hamba yang pasrah, menjadi hamba yang sepenuhnya bertawakal dan bergantung hanya kepada Allah SWT. Sebab dengan kita bergantung kepada Allah dengan kita berpasrah diri kepada Allah maka kita punya kekuatan. Kekuatan apa? Kekuatan batin menghadapi segala macam cobaan.

Dan puasa yang kita jalankan ini termasuk latihan kita untuk menjadi hamba yang sabar

(Demikian jawaban dari KH Ahmad Khosasih-Daarul Quran)

Pertanyaan

Assalamu’alaikum Ustadz, saya punya dua pertanyaan. Yang pertama, apa hubungan puasa dengan shalat tarawih? Yang kedua, apa puasa cuma mengosongkan perut? Terima kasih ustadz. Wassalamualaikum. Wr. Wb.

Jawaban

Wa’alaikumsalam Wr.Wb. kita diwajibkan puasa di bulan Ramadhan, sedangkan malam harinya kita disunnahkan mengisinya dengan ibadah terutama ibadah shalat tarawih.

Ada kelebihan dan keistimewaan dari shalat tarawih ini. Pertama, shalat tarawih ini hanya ada di bulan Ramadhan, tidak ada pada bulan-bulan lain. Kemudian, shalat tersebut, shalat tarawih ini ringan buat kita. Kenapa? Ringannya itu dapat dilakukan langsung setelah shalat isya, tanpa kita harus nunggu larut malam atau tertidur terlebih dahulu dan sudah termasuk qiyamul lail kalau kita shalat tarawih setelah shalat isya.

Artinya qiyamul lail, kita sudah termasuk orang-orang yang menghidupkan malam-malam Ramadhan. Yang keutamaan qiyamul lail di bulan Ramadhan ini dinyatakan oleh nabi dalam sabdanya.

Rasulullah pernah bersabda, barang siapa yang bangun di bulan ramadhan artinya melaksanakan qiyamul lail dengan ibadah seperti shalat tarawih. Karna didasari iman kepada Allah dan didasari hanya mengharapkan balasan dari Allah. Kata nabi, Allah akan mengampuni dosa-dosa yang telah lalu. Subhanallah, dengan qiyamul lail, dengan menghidupkan malam-malam di bulan Ramadhan, dengan shalat tarawih, maka Allah sudah menjamin ampunan bagi mereka yang menjalankannya.

Sedangkan inti puasa bukan hanya mengosongkan perut saja atau hanya menahan lapar dan haus saja, akan tetapi, selain itu, kita harus menahan semua anggota badan kita dari perbuatan-perbuatan yang tercela. Menahan mata dari pandangan-pandangan yang diharamkan Allah. Bahkan menahan mata dari hal-hal yang membuat kita lalai dari mengingat Allah.

Menjaga lisan kita dari berkata bohong, menggunjing, mengadu domba, bertengkar dan sebagainya. Lisan hendaknya disibukkan dengan berdzikir atau membaca Al-Qur’an. Juga menjaga telinga dari mendengarkan pembicaraan yang diharamkan oleh Allah, karena segala sesuatu yang diharamkan kita ucapkan maka diharamkan pula untuk kita dengarkan.

Menjaga tangan dan kaki dari perbuatan yang dilarang seperti menyakiti orang bahkan dilarang menyakiti hewan. Memperhatikan makanan yang dimakan pada saat berbuka dan juga di malam hari, jangan sampai ada makanan yang syubhat apalagi sampai memakan makanan yang dibeli dengan uang yang diharamkan oleh Allah bahkan harus membatasi pula volume makanan yang dimakan pada saat berbuka dan di malam hari.

Akan percuma puasa kita kalau siang hari kita tidak makan makanan yang halal dan tidak minum minuman yang halal kemudian di malam hari kita berani makan makanan yang diharamkan oleh Allah SWT kalau itu dilakukan maka akan menjadi percuma puasanya. Ia hanya merasakan lapar dan haus saja, pahalanya tidak ada sama sekali.

(Demikian jawaban dari KH Ahmad Khosasih-Daarul Quran)
Ada pertanyaan yang ingin disampaikan?
Silahkan klik Kirim Pertanyaan dibawah ini. InsyaAllah akan dijawab nanti oleh Assatidz Daarul Qur'an..
Form Pertanyaan
Pertanyaan seputar Al quran, Fiqih dan Hadits

Pertanyaan
Nama
Email
HeadOffice
Graha Daarul Qur'an
Kawasan Bisnis CBD Ciledug Blok A3 No.21
Jl. Hos Cokroaminoto
Karang Tengah - Tangerang 15157 Fax. +6221 7344 4858
SMS/WA Center +62 817 019 8828
eMail Center layanan@daqu.or.id
Call Center +6221 7345 3000